Jumat, 16 September 2016

Wakatobi On Vacation Part II

Welcome to Tomia Island
Akhirnya tiba juga saatnya, penantian tuk keberangkatan ke Tomia. Salah satu pulau yang ada digugusan Wakatobi (Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, Binongko). Pulau yang sangat wajib untuk anda kunjungi ketika berkunjung didaerah segitiga terumbu karang dunia ini.

Dari pelabuhan Bajo Jabal Wanci ke pelabuhan Usuku Tomia ditempuh kurang lebih 3 jam menggunakan kapal cepat/speet boat dengan budget 150K perorang. Lama jarak tempuhnyapun tergantung cuaca, kalau lagi berombak bisa lebih dari 3 jam dan jika cuaca teduh bisa hanya 2 jam.

Sepanjang perjalanan ke Tomia konon jika beruntung kita bisa menyaksikan gerombolan ikan lumba-lumba dilautan luas, karena Wakatobi sangat kaya akan biota lautnya. Untuk perjalanan ke Tomia sendiri kita akan melewati beberapa pulau, yang salah satunya adalah pulau Kaledupa, sedangkan pulau Binongko bisa kita lihat ketika tiba di Tomia.


Pemandangan paling menakjubkan saat didalam kapal adalah ketika sudah mendekati pulau Tolandono yang dekat pulauTomia, hamparan pasir putih panjang nan mewah pantai “Onemo Baa” (artinya Pasir Besar) yang kini telah menjadi resort mewah sekaligus pusat diving milik asing. Perusahaan pariwisata yang dikelola oleh seorang pengusaha asal Swiss, Mr. Lorentz namanya.

Pict. 1 Resort Tomia Dive Center

Pict. 2  Resort Tomia Dive Center

Pict. 3 Resort Tomia Dive Center

Tidak lama kemudian akhirnya sampai juga dipelabuhan Usuku Tomia, luar biasa…!!! sudah 15 tahun lebih saya meninggalkan kampung halamanku ini, semuanya telah berubah. Ingatanku pelabuhan Usuku yang dulu adalah tempatku memancing dan berenang (Hehe :D). kini tak ada lagi keceriaan anak-anak yang bermain “koli-koli” (Sejenis sampan), berenang dan mancing.

Lama di daerah perantauan membuatku sangat rindu akan tanah leluhurku ini. Segera kuambil tasku dan beranjak dari atas perahu, kulihat sepupuku sudah menjemputku ternyata. Rumahku dengan pelabuhan Usuku sangat dekat, kurang lebih 200 meter dari pelabuhan. Tak perlu naik kendaraan, rumahku yang dulu tahun 90-an terkesan mewah dengan dua lantainya. Kini terkesan rumah tua tak berpenghuni, dengan keadaan rumah yang perlu direnovasi. Tapi bolehlah untuk ditinggali, kalo punya dana akan kurenovasi kujadikan home stay sekaligus pusat oleh-oleh Wakatobi. Bagi sahabat backpacker yang ingin berkunjung di Wakatobi bisa kok mampir nginap di rumahku (Hehe :D).

View Laut dari puncak Tomia 
Tak perlu buang-buang waktu, sore harinya segera kupanggil sepupuku untuk keliling pulau tomia. Dengan mengendarai sepeda motor petualangan disinipun dimulai. Tempat wajib dikunjungi pertama adalah puncak Tomia, karena disinilah tempat yang paling mudah diakses. Puncak tomia langsung menghadap kelautan luas dengan view pulau Binongko, pulau Lentea dan Pulau Tolandono. Dari puncak ini suasana sunrise bisa anda nikmati ketika matahari terbit pagi hari.

Dari atas puncak Tomia

Dibelakang tampak icon Tomia

Lagi action with sepupu di Puncak Tomia

Padang Savana yg luas Puncak Tomia
Fosil Kima Purba di Puncak Tomia

Setelah puas ditempat ini kami lanjutkan ke tempat berikutnya yang terletak di desa Kulati. Sebuah tebing curam “Liang Kuri-kuri cave’’ yang langsung menghadap laut. Dibawah tebing curam ini terdapat sebuah goa yang bebatuan didalamnya berwarna kuning seperti emas.
Liang Kuri-kuri Cave

Awas jatoh coy... (Hehe:D)

Tidak cukup waktu karena hari menjelang malam akhirnya kita putuskan untuk pulang ke rumah. Untuk eksplor pulau Tomia dilanjutkan besok paginya. Cerita selanjutnya pada hari kedua bisa dibaca di wakatobi on vacation part III….!!!

Klik I'm Travelling...!!!

                                                                                              

Tidak ada komentar:

Posting Komentar