 |
| Welcome to Tomia Island |
Akhirnya tiba juga saatnya,
penantian tuk keberangkatan ke Tomia. Salah satu pulau yang ada digugusan
Wakatobi (Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, Binongko). Pulau yang sangat wajib
untuk anda kunjungi ketika berkunjung didaerah segitiga terumbu karang dunia
ini.
Dari pelabuhan Bajo Jabal Wanci
ke pelabuhan Usuku Tomia ditempuh kurang lebih 3 jam menggunakan kapal
cepat/speet boat dengan budget 150K perorang. Lama jarak tempuhnyapun
tergantung cuaca, kalau lagi berombak bisa lebih dari 3 jam dan jika cuaca
teduh bisa hanya 2 jam.
Sepanjang perjalanan ke Tomia
konon jika beruntung kita bisa menyaksikan gerombolan ikan lumba-lumba dilautan
luas, karena Wakatobi sangat kaya akan biota lautnya. Untuk perjalanan ke Tomia
sendiri kita akan melewati beberapa pulau, yang salah satunya adalah pulau
Kaledupa, sedangkan pulau Binongko bisa kita lihat ketika tiba di Tomia.
Pemandangan paling menakjubkan
saat didalam kapal adalah ketika sudah mendekati pulau Tolandono yang dekat
pulauTomia, hamparan pasir putih panjang nan mewah pantai “Onemo Baa” (artinya
Pasir Besar) yang kini telah menjadi resort mewah sekaligus pusat diving milik
asing. Perusahaan pariwisata yang dikelola oleh seorang pengusaha asal Swiss,
Mr. Lorentz namanya.
 |
| Pict. 1 Resort Tomia Dive Center |
 |
| Pict. 2 Resort Tomia Dive Center |
 |
| Pict. 3 Resort Tomia Dive Center |
Tidak lama kemudian akhirnya
sampai juga dipelabuhan Usuku Tomia, luar biasa…!!! sudah 15 tahun lebih saya
meninggalkan kampung halamanku ini, semuanya telah berubah. Ingatanku pelabuhan
Usuku yang dulu adalah tempatku memancing dan berenang (Hehe :D). kini tak ada
lagi keceriaan anak-anak yang bermain “koli-koli” (Sejenis sampan), berenang
dan mancing.
Lama di daerah perantauan
membuatku sangat rindu akan tanah leluhurku ini. Segera kuambil tasku dan
beranjak dari atas perahu, kulihat sepupuku sudah menjemputku ternyata. Rumahku
dengan pelabuhan Usuku sangat dekat, kurang lebih 200 meter dari pelabuhan. Tak
perlu naik kendaraan, rumahku yang dulu tahun 90-an terkesan mewah dengan dua
lantainya. Kini terkesan rumah tua tak berpenghuni, dengan keadaan rumah yang
perlu direnovasi. Tapi bolehlah untuk ditinggali, kalo punya dana akan
kurenovasi kujadikan home stay sekaligus pusat oleh-oleh Wakatobi. Bagi sahabat
backpacker yang ingin berkunjung di Wakatobi bisa kok mampir nginap di rumahku
(Hehe :D).
 |
| View Laut dari puncak Tomia |
Tak perlu buang-buang waktu, sore
harinya segera kupanggil sepupuku untuk keliling pulau tomia. Dengan
mengendarai sepeda motor petualangan disinipun dimulai. Tempat wajib dikunjungi
pertama adalah puncak Tomia, karena disinilah tempat yang paling mudah diakses.
Puncak tomia langsung menghadap kelautan luas dengan view pulau Binongko, pulau
Lentea dan Pulau Tolandono. Dari puncak ini suasana sunrise bisa anda nikmati
ketika matahari terbit pagi hari.
 |
| Dari atas puncak Tomia |
 |
| Dibelakang tampak icon Tomia |
 |
| Lagi action with sepupu di Puncak Tomia |
 |
| Padang Savana yg luas Puncak Tomia |
 |
| Fosil Kima Purba di Puncak Tomia |
Setelah puas ditempat ini kami
lanjutkan ke tempat berikutnya yang terletak di desa Kulati. Sebuah tebing
curam “Liang Kuri-kuri cave’’ yang langsung menghadap laut. Dibawah tebing curam
ini terdapat sebuah goa yang bebatuan didalamnya berwarna kuning seperti emas.
 |
| Liang Kuri-kuri Cave |
 |
| Awas jatoh coy... (Hehe:D) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar