Rabu, 11 September 2013

Perangi Sampah, Slank Akan Luncurkan Tas

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng grup musik Slank dalam mencanangkan 'Aksi Jakarta Bersih' yang mengajak masyarakat Jakarta untuk memerangi sampah. Slank pun akan berkomitmen untuk mengajak masyarakat mengurangi sampah.

Bim-bim, drumer Slank menuturkan, pihaknya akan meluncurkan sebuah tas yang dapat mengurangi masyarakat maupun Slankers untuk tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, tas tersebut saat ini masih dalam proses desain.

"Kami akan buat tas yang dapat menampung sampah, baik sampah bekas air mineral, bekas bungkus rokok. Nanti itu bahannya dari kain. Sekarang masih didesain," kata Bim-bim kepada Tribunnews.com, saat ditemui di Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin.

Pria yang memiliki nama lengkap Bimo Setiawan itu ingin tas tersebut nantinya menjadi gaya hidup masyarakat. Pada saat Slankers datang ke konser Slank dapat membawa tas tersebut untuk masing-masing menyimpan sampah yang digunakan sebelum dibuang ke tempat sampah.

"Kita mau jadiin tas ini sebagai gaya hidup. Agar tidak membuang sampah sembarangan lagi," ujarnya. Bim-bim mengatakan, sampah di Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan, dirinya pun merasakan langsung dari menumpuknya sampah yang ada di Ibukota. Apalagi saat musim kemarau tiba, rumahnya yang tak jauh dari aliran sungai merasakan imbas sampah yang ada disungai tersebut.

"Markas Slank di gang Potlot kan disebelah sungai ya, itu kalau musim kemarau bau sampahnya menyengat banget. Kita nggak tahan sama baunya," ujarnya (tribun news).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar