Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggandeng grup musik Slank dalam
mencanangkan 'Aksi Jakarta Bersih' yang mengajak masyarakat Jakarta
untuk memerangi sampah. Slank pun akan berkomitmen untuk mengajak
masyarakat mengurangi sampah.
Bim-bim, drumer Slank menuturkan, pihaknya akan meluncurkan sebuah
tas yang dapat mengurangi masyarakat maupun Slankers untuk tidak
membuang sampah sembarangan. Menurutnya, tas tersebut saat ini masih
dalam proses desain.
"Kami akan buat tas yang dapat menampung sampah, baik sampah bekas
air mineral, bekas bungkus rokok. Nanti itu bahannya dari kain. Sekarang
masih didesain," kata Bim-bim kepada Tribunnews.com, saat ditemui di
Kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin.
Pria yang memiliki nama lengkap Bimo Setiawan itu ingin tas tersebut
nantinya menjadi gaya hidup masyarakat. Pada saat Slankers datang ke
konser Slank dapat membawa tas tersebut untuk masing-masing menyimpan
sampah yang digunakan sebelum dibuang ke tempat sampah.
"Kita mau jadiin tas ini sebagai gaya hidup. Agar tidak membuang sampah sembarangan lagi," ujarnya. Bim-bim mengatakan, sampah di Jakarta sudah sangat mengkhawatirkan,
dirinya pun merasakan langsung dari menumpuknya sampah yang ada di
Ibukota. Apalagi saat musim kemarau tiba, rumahnya yang tak jauh dari
aliran sungai merasakan imbas sampah yang ada disungai tersebut.
"Markas Slank di gang Potlot kan disebelah sungai ya, itu kalau musim
kemarau bau sampahnya menyengat banget. Kita nggak tahan sama baunya,"
ujarnya (tribun news).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar