Awal
merilis blog ini dengan nama yang kurang beken. Membuat kurang diminati, tidak
menarik, sangat membosankan dan postingan yang memuakkan. Pentingnya sebuah
nama, membuat penulis berpikir panjang dan merubah metode yang dipakai. Dari
teori A + B = AB menjadi C + D = A, mengapa demikian saya juga bingung, karena
tak ada teori matematikanya.
Bicara
teori nama maka kita tak boleh mengesampingkan ilmu marketing jadi sekali lagi
bukan ilmu matematika. Nama adalah nilai jual, orang tertarik lantaran judul
atau nama yang disajikan. Jualan laku di pasaran karena cara marketernya si
penjual, begitupun juga dengan menulis harus punya strategi. Tapi disini saya tidak
akan menceritakan tentang ilmu marketing!. Saya akan mengulas lebih pada
filosofi atau falsafah dari nama sekaligus alamat blog ini.
Banyak
yang bertanya kenapa blog ini namanya lentera pensil?
Penulis
mengambil kata “Lentera Pensil” karena melirik dari nilai filosofi kata itu. Hanya
dua kata Lentera dan pensil tapi punya beribu makna yang terkandung. Mengapa
bukan senter dan pena barangkali jika itu yang terjadi saya tak akan menulis di
blog ini.
Lentera
dalam pengertiannya adalah cahaya. Sejuk, tidak silau dan mendamaikan suasana
hati. Sesuatu yang mendamaikan hati merupakan dambaan tiap insan. Tak ada orang
didunia ini yang tak ingin damai bahkan penjahat sekalipun pasti ingin damai.
Lentera selalu digunakan sebagai pencahayaan dikala gelap gulita, sumber
penerang jalan agar tak sesat. Orang selalu berjalan kearah cahaya berada,
seperti itulah kesimpulan penulis memakai dan memaknai kata lentera.
Sedangkan
pensil merupakan pemaknaan dari alat yang digunakan dalam menulis. Pensil ketika
salah dalam nulis masih bisa menghapus atau mengeditnya. Penulis selalu ingin
tulisan yang terbaik tiap postingan, selalu berulang dibaca jika salah diedit. Pensil
punya nilai kesahajaan, sangat tidaklah elok jika keangkuhan yang ditampilkan. Dari
kesederhanaan kata pensil ini penulis mencitrakan judul dan alamat blog ini.
Akhirnya
lahirlah “Lentera Pensil” semoga bisa menjadi berkah tersendiri buat penulis
maupun pembaca, tak lupa kiranya jika ada masukan, kritik maupun saran mohon
bisa disampaikan lewat kolom komentar.
Syahdianto
Al Absyar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar